Jika saja mereka mau meluangkan waktu untuk menggunakan telinganya
Jika saja mereka berhenti tertawa dan bergunjing tentang kekonyolan
Jika saja mereka memahami perbedaan antara TOTALITAS dan TOLOLITAS
Jika saja mereka membaca tulisan ini
Jika saja mereka punya malu barang sekerat saja
Jika.. ah, melulu terhenti pada "Jika" belaka..
"Jika adalah sesuatu yg menggantungkan ketidakpastian, sama halnya dengan
andai yg tak kunjung menampakkan maksud, serupa pula dengan bila yang
selalu menaruh bingung. Jangan menaruh tanya pada setiap ucapan, sebab
jawaban tak pasti selalu sama".
Salute buat temans PPI di Berlin, Jerman.
Semoga temans yang lain juga bisa meniru..
Lama rasanya tak menulis. Kangen juga nih
dengan ruang sempit yang sudah lama tidak disinggahi di beberapa waktu
belakangan. Tapi apa daya, sampai tulisan ini terjadi pun tak ditemukan juga bahan
yang hendak dikuliti untuk kemudian ditulis disini. Membaca sajalah kalau
begitu.
(kenapa harus memasang muka sengak dan berkicau ibarat murai jika tingkat kesadaranmu NOL besar, persetan dengan mulutmu yang bau ketololan)
Horrible Perfection
(Perfect atau kesempurnaan itu hanyalah setumpuk kotoran yang menyelip dikepalamu, seringlah keramas dan basuh wajah lusuhmu agar sedikit segar dan lebih berisi)
Ayo Berpogo
(mana semangatmu, jangan hanya berdiri dipojokan ayo buat keributan)
Terserahmu Saja
(menjauh saja sekarang, sebab nanti akan sangat terlambat buatmu)
Fiksinya Hidup dalam Kehidupan yang Fiksi
(ini hidupku, aku atur dengan ceritaku dan kujalankan dengan aturanku, lalu siapa kamu?)
Bukan Saya
(jangan mencari masalah dengan meributkan hal yang orang lain punya, atur saja property sialanmu itu, inilah aku dan itu bukan saya. Sampaikan saja salamku untuk istri dan koleksi pacarmu)
Seperti Pendatang di Rumah Sendiri
(feels like a tourist VS alien in new york, sayangnya ini Indonesia. Negeri paling Fiksi daripada tidak)